(Surabaya, 4 Februari 2018) Akses siswa-siswi Indonesia untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri (PTN) semakin terbuka luas. Selain dapat mendaftarkan diri ke perguruan tinggi akademik (universitas dan institut), calon mahasiswa juga dapat mendaftarkan diri ke politeknik negeri. Panitia Nasional Penerimaan Mahasiswa Politeknik Negeri mengumumkan bahwa ada 2 (dua) jalur seleksi mahasiswa politeknik negeri yaitu jalur Penelusuran Minat dan Kemampuan Politeknik Negeri (PMDK-PN) dan Ujian Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UMPN).

Ketua Forum Wakil Direktur Bidang Akademik Politeknik Negeri Se-Indonesia Dr.sc. H. Zainal Nur Arifin, Dipl-Ing. HTL, MT. mengatakan bahwa politeknik negeri merupakan salah satu pilihan siswa-siswi Indonesia untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Politeknik menghasilkan lulusan terampil dan memiliki sertifikasi, sehingga dapat bersaing di dunia kerja dan industri.

“Seringkali siswa-siswi hanya mengandalkan SNMPTN dan SBMPTN untuk kuliah di perguruan tinggi negeri, padahal mereka juga bisa mendaftarkan diri melalui jalur PMDK-PN dan UMPN untuk masuk Politeknik Negeri,” ungkap Zainal, Ketua Forum Wakil Direktur Bidang Akademik Politeknik Negeri Se-Indonesia.

PMDK-PN merupakan jalur seleksi masuk perguruan tinggi negeri vokasi dengan menggunakan seleksi akademik dan prestasi non akademik. Jalur ini dibuka untuk lulusan SMA/SMK/ MA yang masih duduk di kelas 12 atau kelas 3 semua jurusan.

Zainal menjelaskan pendaftaran PMDK-PN dibuka serentak 4 Februari hingga 6 April 2019. Informasi mengenai mekanisme pendaftaran dapat diakses melalui laman www.pmdk.politeknik.or.id. Bagi calon mahasiswa yang ingin mendaftar dapat menghubungi sekolah untuk kemudian mendapat rekomendasi dari pihak sekolah. Berikutnya, pendaftar akan memperoleh ‘username’ dan ‘password’ yang digunakan untuk melengkapi isian dan mengunggah dokumen pendukung.

Dan, bagi yang belum jelas telah disiapkan menu bantuan, FAQ dan nomor khusus 0804 1567 567 yang dapat diakses pada hari dan jam kerja. Pendaftaran jalur ini dilakukan secara online, sederhana, dan tidak dipungut biaya. Pendaftaran pun tidak dibatasi kuota tertentu serta akreditasi sekolah tidak menentukan kuota pendaftar.

“Pendaftaran jalur ini akan dibuka hingga 6 April ke depan. Seusai jalur ini, kami juga akan membuka jalur Ujian Masuk Politeknik Negeri Nasional yang disingkat UMPN. Jadi, silahkan dimanfaatkan kesempatan ini untuk bisa belajar di salah satu perguruan tinggi negeri vokasi di Indonesia, Politeknik,” jelas Zainal.

Menurut Zainal, dari tahun ke tahun peminat dan pendaftar jalur ini meningkat. “Ini menunjukkan bahwa masyarakat makin memahami keistimewaan belajar di Politeknik. Pengembangan skill sangat menonjol melalui komposisi praktikum dan teori dalam proses belajar mengajar,”imbuhnya.

Setidaknya terdapat 42 Politeknik Negeri dari ujung barat ke timur wilayah Indonesia yang tergabung dalam jalur seleksi ini. Yang artinya jalur ini ditawarkan bagi ratusan program studi yang linear, mulai dari saintek, sosial, pariwisata, dan bahasa.

Zainal menambahkan, Politeknik di Indonesia berkembang cukup pesat dan makin fokus mencetak generasi yang siap besaing di era global. Melalui beberapa program penguatan politeknik hingga upaya pengembangan mahasiswa melalui program sertifikasi, menunjukkan dukungan positif dari pemerintah untuk mengembangkan politeknik.

Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir pada kesempatan berbeda mengatakan bahwa pendidikan vokasi dan revitalisasi politeknik merupakan salah satu program prioritas Kemenristekdikti. “Saat ini, pendidikan vokasi menjadi jawaban atas kebutuhan tenaga kerja yang produktif dan kompetitif karena lulusan Politeknik akan mampu menjadi tulang punggung penyiapan SDM Indonesia yang profesional,” ujar Menristekdikti.

Dengan motto: Berkarya, Berprestasi, Menjadi Ahli, Zainal yakin ke depan Pendidikan politeknik akan mengambil peran penting dalam pembangunan bangsa.

Humas Pusat PMDK_PN